Penanaman Pohon oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Yogyakarta
20 Januari 2011 09:00
Berita Aktual

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Yogyakarta telah melaksanakan penanaman pohon sebagai wujud partisipasi pada kegiatan Gerakan Menanam 1 Milyard pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dukuh Polosio Desa Poncosari Kecamatan Srandakan Kab. Bantul Prov. DIY pada hari Rabu, 19 Januari 2011. Kegiatan diawali dengan penyerahan secara simbolis pohon jabon,sengon laut, sawokecik, kemenyan, sukun oleh Kepala Balai Besar POM di Yogyakarta Bp. Drs. Sudiyanto, Apt kepada Kepala Dukuh Polosio dilanjutkan dengan penanaman pohon di area Dukuh.

Kita mengetahui bersama bahwa Indonesia memiliki luas hutan tropis terbesar ketiga di dunia dengan kekayaan alam yang luar biasa besar dan dianggap sebagai paru-paru dunia. Namun demikian kita masih dihadapkan pada persoalan besar yaitu degradasi hutan dan lahan serta laju deforestasi yang tinggi yaitu 1,08 Juta Ha per tahun sebagai akibat dari adanya pembalakan liar, penjarahan, kebakaran hutan, dan lain sebagainya.

Kita juga melihat disekitar tempat kita berada masih banyak hutan yang kritis, bukit-bukit yang gundul, lahan kosong yang tidak terurus dan tidak jelas pemiliknya, lahan tegal dan pekarangan terbuka, jalan yang gersang, perkantoran, tempat publik dan tempat ibadah yang belum memiliki ruang hijau yang memadai. Dengan didorong semangat Kebangkitan Nasional, marilah kita semua segera memperbaiki keadaan tersebut dengan sungguh-sungguh. Apabila upaya rehabilitasi terhadap lokasi-lokasi tersebut tidak segera dilakukan, maka yang terjadi kita akan menuai bencana dikemudian hari. Kejadian tersebut sebenarnya telah kita rasakan dibeberapa wilayah Indonesia, yaitu dengan terjadinya bencana banjir dan tanah longsor dibeberapa daerah yang menyebabkan kerugian harta benda juga korban jiwa, juga dimungkinkan kita akan mengalami bencana kekeringan di musim kemarau.

Tidak ada cara lain untuk mencegah bencana alam tersebut, kecuali dengan sungguh-sungguh kita melaksanakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan pada lahan kritis secara berkesinambungan, baik melalui proyek pemerintah maupun oleh partisipasi seluruh masyarakat. Apabila kita tidak melaksanakan rehabilitasi hutan dan lahan dengan berhasil, maka kita akan dituding sebagai perusak sumberdaya alam hutan oleh generasi berikutnya.

Hal lain yang perlu disadari adalah adanya slogan Menanam sekarang, Panen di hari esok. Menanam apa saja. Menanam kebajikan sekarang, panen kebajikan, berikutnya lagi. Barangkali yang menikmati anak-cucu kita, generasi yang akan datang. Kalau kita terus menanam satu milyar pohon, setiap tahun di seluruh Indonesia,dan menjadi gerakan nasional, bukan hanya program pemerintah semata, maka dengan ridho Allah SWT, negara kita, 30 tahun dari sekarang akan berubah total,akan menjadi negara yang lingkungannya baik, yang hutannya baik, yang hijau,yang menjadi sumbangan bagi upaya dunia untuk mengatasi perubahan iklim dan pemanasan Global.

Balai Besar POM di Yogyakarta