Balai POM di Mamuju Dorong Penguatan Pengendalian Resistensi Antimikroba di Mamuju Tengah

20-11-2025 Mamuju Dilihat 210 kali

Balai POM di Mamuju kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengendalian Resistensi Antimikroba (AMR) pada 20 November 2025 secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan apotek dan puskesmas Kabupaten Mamuju Tengah sebagai upaya memperkuat pemahaman dan praktik pengelolaan antibiotik yang tepat di fasilitas pelayanan kefarmasian.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai POM di Mamuju, Burmah Sidobejo, yang dalam sambutannya menekankan urgensi pengendalian AMR. Ia mengingatkan bahwa apotek dan puskesmas memiliki peran sentral dalam memastikan antibiotik tidak beredar bebas tanpa resep serta mendorong penggunaan obat yang rasional di masyarakat.

Bimtek menghadirkan dua narasumber, yakni Rini Lisdia A dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Mamuju Tengah dan Adrianto Agus dari Balai POM di Mamuju. Materi yang disampaikan meliputi penerapan program pengendalian AMR di pelayanan kefarmasian, situasi resistensi antimikroba di Indonesia, pengawasan pengelolaan obat, serta regulasi tata kelola sediaan farmasi di fasilitas pelayanan kefarmasian.

Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Diskusi berlangsung interaktif, menunjukkan komitmen kuat para tenaga kefarmasian untuk meningkatkan penerapan pengelolaan antibiotik secara bijak dan sesuai regulasi.

Melalui kegiatan ini, Balai POM di Mamuju berharap kolaborasi antar pemangku kepentingan semakin solid sehingga upaya pencegahan resistensi antimikroba dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata bagi kesehatan masyarakat, khususnya di Mamuju Tengah.

Sarana