Mamuju Tengah, 28 April 2026 – Balai POM di Mamuju melaksanakan kegiatan advokasi Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) di Kabupaten Mamuju Tengah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen pemerintah daerah serta meningkatkan sinergi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya sistem pangan yang aman bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Bappeda, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, serta perangkat daerah lainnya yang memiliki peran dalam rantai pengawasan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, Balai POM di Mamuju menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memenuhi indikator penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman. Program ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memastikan keamanan pangan mulai dari produksi, distribusi, hingga pangan dikonsumsi masyarakat..
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Mamuju Tengah, Bapak Sigit, dan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Instansi yang hadir merupakan lini terdepan dalam pengawasan keamanan pangan, mulai dari sektor Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), Hewan (PSAH), Ikan (PSAI), Pangan Olahan Siap Saji (POSS), Industri Rumah Tangga (PIRT), hingga pemberdayaan masyarakat.
Ketua Tim Infokom BPOM di Mamuju, Nuramila hadir sebagai narasumber didampingi anggota tim, Syarfina. Dalam paparannya, Nuramila menekankan pentingnya keberlanjutan program setelah intervensi awal dilakukan.
"Kabupaten Mamuju Tengah telah diintervensi pada tahun 2025 dan akan terus dilaksanakan pengawalan setiap tahunnya. Harapannya, capaian nilai tools penilaian KKPA dapat meningkat secara konsisten hingga mencapai level role model," ujar Nuramila.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam pertemuan tersebut. Hal ini terlihat dari aktifnya diskusi dan masukan yang diberikan oleh berbagai OPD. Pertemuan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, salah satunya adalah kesepakatan untuk melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pengisian data setiap dua minggu. Proses ini akan dipantau langsung oleh masing-masing Person in Charge (PIC) dari OPD yang bertanggung jawab atas indikator dalam tools KKPA.
Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi antarinstansi di Kabupaten Mamuju Tengah semakin solid sehingga target pencapaian Kabupaten/Kota Pangan Aman dapat terwujud secara optimal.
Balai POM di Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan pangan aman dan meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat di Sulawesi Barat.