Mamuju - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik sebagai upaya memperkuat kualitas layanan publik yang berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2025, bertempat di Aula Kantor Balai POM di Mamuju.
Forum Konsultasi Publik ini secara resmi dibuka oleh Kepala Balai POM di Mamuju, Burham Sidobejo, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam peningkatan kualitas layanan.
“Forum Konsultasi Publik ini menjadi sarana bagi BPOM untuk mendengar langsung masukan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan, sehingga pelayanan yang kami berikan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujar Burham.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari lintas instansi, yaitu Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat oleh Muhammad Said, S.ST serta Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi Sulawesi Barat oleh Abdullah, S.H., M.H. Kedua narasumber menyampaikan materi dan sharing session terkait penyelenggaraan layanan publik di wilayah kerja masing-masing.
Sesi diskusi yang dipandu oleh Moderator Nuramila, S.Si., Apt. berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif seluruh peserta. Salah satu masukan disampaikan oleh Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Barat, Fajar Sidiq, yang mendorong BPOM untuk melakukan analisis dan evaluasi kinerja layanan berdasarkan data pengaduan masyarakat sebagai dasar perbaikan pelayanan publik.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan unsur pentahelix, yang terdiri atas unsur stakeholder, media massa, organisasi masyarakat, akademisi, dan pengguna layanan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas layanan publik BPOM di Mamuju.
Melalui forum ini, BPOM di Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan dalam mengawal keamanan obat dan makanan bagi masyarakat.