Balai POM di Mamuju Kawal Keberlanjutan Program Pemberdayaan Pangan Aman di Sekolah Kabupaten Mamuju

24-07-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 78 kali

Mamuju – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Mamuju melaksanakan kegiatan pengawalan terhadap sekolah pelaksana Program Pemberdayaan Pangan Aman di Kabupaten Mamuju pada 23–24 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pembinaan kepada sekolah-sekolah yang telah menerima intervensi Program Pemberdayaan Pangan Aman pada tahun 2025 sebagai upaya memastikan keberlanjutan implementasi budaya keamanan pangan di lingkungan sekolah. Program ini merupakan bagian dari upaya nasional BPOM dalam membangun budaya pangan aman melalui pemberdayaan komunitas sekolah.

Pengawalan dilakukan melalui kunjungan langsung ke sekolah untuk memantau penerapan berbagai komponen Program Pemberdayaan Pangan Aman, mulai dari komitmen pihak sekolah, pelaksanaan edukasi keamanan pangan, pemberdayaan kader keamanan pangan sekolah, hingga implementasi praktik pengelolaan pangan yang aman di lingkungan sekolah.

Selain melakukan monitoring, tim Balai POM di Mamuju juga memberikan pendampingan kepada pihak sekolah terhadap berbagai aspek yang masih memerlukan penguatan. Pendampingan tersebut bertujuan agar program yang telah dijalankan tidak berhenti setelah masa intervensi, tetapi terus menjadi bagian dari budaya sekolah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi peserta didik.

Kepala Sekolah MTSN 1 Mamuju, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Balai POM di Mamuju. Menurutnya, program tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya keamanan pangan.

"Pendampingan dari Balai POM di Mamuju tidak hanya meningkatkan pemahaman guru dan peserta didik mengenai keamanan pangan, tetapi juga mendorong kami untuk terus menjaga kualitas pangan yang tersedia di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan pengawalan ini, kami memperoleh masukan untuk terus memperbaiki dan mempertahankan praktik-praktik yang sudah berjalan sehingga budaya pangan aman dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di sekolah," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Balai POM di Mamuju juga mendorong seluruh warga sekolah untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan pangan, baik di kantin sekolah maupun pada pangan yang dikonsumsi peserta didik setiap hari. Sinergi antara kepala sekolah, guru, kader keamanan pangan, pengelola kantin, dan peserta didik menjadi kunci keberhasilan implementasi program.

Balai POM di Mamuju berharap pengawalan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat memperkuat implementasi Program Pemberdayaan Pangan Aman di sekolah, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang mendukung kesehatan peserta didik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman. Kegiatan ini juga mendukung keberlanjutan Program Keamanan Pangan Terpadu yang telah dilaksanakan BPOM di berbagai daerah.

Sarana