Mamasa, 10 Oktober 2025 — Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Mamuju terus berkomitmen memastikan produk suplemen kesehatan yang beredar di masyarakat aman, bermutu, dan bermanfaat. Sebagai bagian dari kegiatan pengawasan rutin, Balai POM di Mamuju melaksanakan pemeriksaan sarana distribusi suplemen kesehatan di Kabupaten Mamasa pada tanggal 8–10 Oktober 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menilai kepatuhan pelaku usaha terhadap distribusi Suplemen Kesehatan yang baik dan memastikan bahwa suplemen kesehatan yang beredar telah memiliki izin edar yang sah dari Badan POM. Tim pemeriksa melakukan pengecekan langsung terhadap dokumen perizinan, sistem penyimpanan, kondisi gudang, cara penataan produk, serta kelengkapan pencatatan distribusi.
Ketua Tim Pemeriksaan, Bahriah, menyampaikan bahwa pemeriksaan kali ini menunjukkan sebagian besar sarana distribusi telah memahami ketentuan dasar distribusi suplemen kesehatan, meskipun masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki.
“Kami menemukan beberapa temuan minor, seperti penyimpanan produk yang belum sepenuhnya terpisah berdasarkan jenis dan beberapa masih belum melakukan monitoring pencatatan suhu penyimpanan. Namun, pelaku usaha sangat kooperatif dan berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan sesuai saran tim,” ujar Bahriah.
Selain melakukan pemeriksaan, tim Balai POM di Mamuju juga memberikan pembinaan dan edukasi kepada pelaku usaha terkait kewajiban menjaga mutu produk selama proses distribusi. Tim menekankan pentingnya pengendalian rantai pasok dan pencatatan distribusi yang akurat agar produk tetap aman hingga sampai ke konsumen.
Salah satu anggota tim, Amalina Farah Diana, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga pada peningkatan kesadaran pelaku usaha.
“Kami hadir bukan hanya untuk memeriksa, tetapi juga untuk mendampingi pelaku usaha agar memahami bagaimana menjaga mutu dan keamanan produk suplemen kesehatan secara berkelanjutan. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap produk yang beredar semakin meningkat,” jelas Amalina Farah Diana.
Kegiatan pemeriksaan berlangsung lancar dengan dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa dan para pelaku usaha. Balai POM di Mamuju berharap kegiatan pengawasan dan pembinaan seperti ini dapat memperkuat sistem distribusi suplemen kesehatan yang sesuai standar nasional.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga agar suplemen kesehatan yang beredar di wilayah Sulawesi Barat aman dikonsumsi masyarakat. Pengawasan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk melindungi kesehatan publik,” tutup Bahriah.