Balai POM di Mamuju Melaksanakan Pengawasan Sarana Distribusi Obat di Kabupaten Mamuju

27-01-2026 Mamuju Dilihat 220 kali

Mamuju - Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Mamuju melaksanakan kegiatan Pengawasan Sarana Distribusi Obat di Kabupaten Mamuju pada 21–23 Januari 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan obat yang beredar di masyarakat memenuhi persyaratan keamanan, khasiat, dan mutu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pengawasan menyasar berbagai sarana distribusi obat, antara lain Instalasi Farmasi, Rumah Sakit, dan PBF. Tim pemeriksaan melakukan evaluasi terhadap aspek perizinan, penyimpanan obat, pencatatan dan pelaporan, serta memastikan tidak adanya peredaran obat ilegal, obat kedaluwarsa, maupun obat yang disimpan tidak sesuai standar.

Ketua Tim Pemeriksaan Balai POM di Mamuju, A. Mirza Fauzan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan untuk melindungi masyarakat dari risiko penggunaan obat yang tidak memenuhi standar.

“Pengawasan sarana distribusi obat ini bertujuan untuk memastikan seluruh obat yang beredar di Kabupaten Mamuju aman, bermutu, dan memiliki izin edar resmi. Kami juga melakukan pembinaan kepada pengelola sarana agar selalu mematuhi ketentuan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB),” ujar A. Mirza Fauzan.

Selain melakukan pemeriksaan, tim juga memberikan edukasi kepada penanggung jawab sarana terkait pentingnya pengelolaan obat yang sesuai standar, termasuk penyimpanan, pemisahan obat tertentu, serta kewajiban administratif yang harus dipenuhi.

Salah satu petugas pemeriksaan, Dwiky Agil, menambahkan bahwa kegiatan pengawasan ini sekaligus menjadi sarana pembinaan agar pelaku usaha dapat terus meningkatkan kepatuhan.

“Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan penjelasan langsung di lapangan agar pengelola sarana memahami kesalahan yang ditemukan dan segera melakukan perbaikan. Dengan demikian, kualitas pelayanan kefarmasian kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” jelas Dwiky Agil.

Balai POM di Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan dan bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait guna menciptakan peredaran obat yang aman dan bertanggung jawab di wilayah Sulawesi Barat, khususnya Kabupaten Mamuju.

Sarana