Polewali Mandar, 23 September 2026 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Mamuju melaksanakan kunjungan pemantauan proses pengolahan darah hingga siap disalurkan di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Balai POM di Mamuju dalam memperkuat pemantauan terhadap aspek mutu dan keamanan produk darah serta memperoleh gambaran secara langsung mengenai tahapan pengelolaan darah di fasilitas pelayanan transfusi darah.
Dalam kunjungan tersebut, petugas Balai POM di Mamuju melakukan pemantauan terhadap rangkaian proses pengelolaan darah, mulai dari penerimaan darah, pemeriksaan, pengolahan, penyimpanan, hingga darah dinyatakan siap untuk disalurkan kepada fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketua Tim Pemeriksaan Balai POM di Mamuju, *A Mirza Fauzan Gazali*, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman terhadap proses pengelolaan darah sekaligus membangun koordinasi dengan UDD PMI Polewali Mandar.
> “Melalui kunjungan ini, kami dapat melihat secara langsung tahapan pengolahan dan pengelolaan darah hingga siap disalurkan. Pemantauan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan memastikan aspek mutu serta keamanan dalam setiap tahapan pengelolaan darah menjadi perhatian,” ujar A Mirza Fauzan Gazali.
Lebih lanjut, kegiatan pemantauan juga memberikan kesempatan bagi Balai POM di Mamuju untuk berdiskusi dengan petugas UDD PMI Polewali Mandar terkait pelaksanaan prosedur, pengelolaan sarana dan prasarana, penyimpanan, serta mekanisme penyaluran darah.
Sementara itu, salah satu petugas Balai POM di Mamuju, *Adrianto Agus*, menjelaskan bahwa pemantauan secara langsung diperlukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai alur pengelolaan darah di UDD.
> “Kami melakukan pemantauan terhadap alur proses secara menyeluruh, sehingga dapat memahami bagaimana darah dikelola sejak diterima hingga siap disalurkan. Hal ini penting untuk melihat penerapan aspek keamanan, mutu, serta ketertelusuran dalam proses pengelolaan darah,” ungkap Adrianto Agus.
Kegiatan berlangsung dengan diskusi dan peninjauan terhadap tahapan pengolahan darah bersama pihak UDD PMI Polewali Mandar. Melalui kegiatan ini, Balai POM di Mamuju juga mendorong terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pihak terkait dalam rangka mendukung pengelolaan darah yang memenuhi aspek keamanan dan mutu.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Balai POM di Mamuju dalam menjalankan fungsi pengawasan secara kolaboratif, termasuk pada aspek yang berkaitan dengan produk darah, sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat pelayanan transfusi darah yang aman dan bermutu.
Balai POM di Mamuju terus berkomitmen memperkuat pengawasan dan koordinasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat serta mendukung terwujudnya produk dan pelayanan yang memenuhi aspek keamanan, mutu, dan kemanfaatan.