Mamuju - Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Mamuju terus berkomitmen meningkatkan pemahaman pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap pentingnya keamanan pangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 44 orang peserta yang terdiri dari pelaku usaha UMKM serta perwakilan dari dinas terkait. KIE Keamanan Pangan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku usaha agar mampu menerapkan prinsip keamanan pangan dalam proses produksi dan peredaran pangan olahan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Balai POM di Mamujudalam hal ini diwakili oleh Ketua Tim Pemeriksaan, A Mirza Fauzan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pemenuhan aspek keamanan pangan sebagai bagian dari perlindungan konsumen.
“Pelaku UMKM memiliki peran strategis dalam menyediakan pangan yang aman bagi masyarakat. Melalui kegiatan KIE ini, kami berharap pelaku usaha dapat memahami kewajiban dan standar keamanan pangan sehingga produk yang dihasilkan aman, bermutu, dan memiliki daya saing,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Sebagai bentuk sinergi lintas sektor, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) yang menyampaikan materi terkait perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS). Materi tersebut memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai tahapan dan persyaratan dasar perizinan usaha sebagai bagian dari legalitas produk pangan olahan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam penerapan keamanan pangan maupun pengurusan perizinan usaha.
Pada akhir kegiatan, Ketua Tim Pemeriksaan Balai POM di Mamuju kembali menyampaikan arahan sekaligus menutup kegiatan secara resmi.
“Kami mengapresiasi antusiasme seluruh peserta serta dukungan dari DPM PTSP dalam kegiatan ini. Sinergi antara pengawasan keamanan pangan dan kemudahan perizinan diharapkan dapat mendorong UMKM untuk menghasilkan produk pangan yang aman, legal, dan mampu bersaing,” tuturnya saat penutupan.
Melalui pelaksanaan KIE Keamanan Pangan ini, Balai POM di Mamuju berharap terwujud peningkatan kepatuhan pelaku UMKM terhadap regulasi serta terjalin kolaborasi yang berkelanjutan dengan dinas terkait dalam rangka mewujudkan pangan aman dan bermutu di wilayah Sulawesi Barat.