Mamuju, 22 Mei 2025 - Balai Pengawas Obat dan Makanan di Mamuju menggelar pelatihan bagi Kader Keamanan Pangan Desa/Kelurahan dalam rangka mendukung Program Desa Pangan Aman Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten guna mendampingi implementasi keamanan pangan di desa dan melakukan pengawasan pangan secara mandiri di wilayah masing-masing.
Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai POM di Mamuju, Burham Sidobejo. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peran aktif para kader keamanan pangan dalam menciptakan komunitas desa yang sadar akan keamanan pangan demi mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Pelatihan ini diikuti oleh kader keamanan pangan dari tiga desa intervensi di Kabupaten Mamuju, yaitu Kelurahan Karema, Desa Bonda, dan Desa Botteng. Selain dihadiri oleh para kader, pelatihan ini juga melibatkan perangkat desa atau lurah dari masing-masing wilayah. Para peserta mendapatkan pembekalan materi terkait pedoman pelaksanaan Desa Pangan Aman, yang mencakup tugas dan fungsi kader keamanan pangan desa. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman tentang lima kunci keamanan pangan, materi mengenai pencegahan stunting dan paparan gizi seimbang, serta pengetahuan untuk mencegah dan menangani kasus keracunan pangan.
Menariknya, pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju yang memberikan materi tentang pedoman penerbitan SPP-IRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga) dan penyusunan label kemasan pangan untuk IRTP (Industri Rumah Tangga Pangan).
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para kader dapat berperan aktif dalam mendampingi masyarakat desa untuk menerapkan prinsip keamanan pangan dengan baik. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pangan yang aman, bermutu, dan bergizi, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan stunting dan perbaikan gizi masyarakat di wilayah Kabupaten Mamuju.