Mamuju, 11 Maret 2025 - Dalam upaya memperkuat keamanan pangan dan percepatan penurunan angka stunting di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju, Balai POM Mamuju menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan. Forum strategis ini bertujuan untuk menggalang komitmen serta menyelaraskan program keamanan pangan dengan berbagai sektor guna membentuk Kabupaten Pangan Aman.
Tak sekadar rapat biasa, agenda ini menjadi langkah konkret dalam menentukan lokus Program Nasional Prioritas BPOM, yang mencakup Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Sekolah yang melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan (SAPA Sekolah), dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) tahun 2025 di Kabupaten Mamuju.
Acara ini dibuka oleh Kepala Bapperida Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Junda Maulana, M.Si, yang menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap Program Nasional Keamanan Pangan Terpadu, prioritas nasional BPOM. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan program ini berjalan efektif dan berkontribusi nyata dalam menekan angka stunting di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju.
Dengan dihadiri oleh berbagai instansi terkait, rapat ini menjadi wadah sinergi bagi pemerintah. Kepala Balai POM Mamuju menaruh harapan besar agar seluruh dinas terkait dapat memberikan dukungan penuh, sehingga penetapan lokus program GKPD, PJAS, dan PPABK dapat berjalan optimal dan berdampak positif bagi kesehatan masyarakat.
Sinergi lintas sektor yang terjalin dalam forum ini diharapkan mampu memperkuat upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan yang aman serta menciptakan generasi sehat dan bebas stunting. Dengan komitmen bersama, Kabupaten Mamuju semakin sadar akan pentingnya keamanan pangan.