BPOM dan Pemkab Majene Perkuat Sinergi, Siap Wujudkan Kabupaten Pangan Aman

17-04-2026 Umum Dilihat 79 kali

Majene - Balai POM di Mamuju bersama Pemerintah Kabupaten Majene memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program keamanan pangan terpadu melalui kegiatan Forum Advokasi komitmen Pemerintah Daerah & Lintas Sektor yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu (15/04). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, lintas sektor terkait, serta pemangku kepentingan lainnya sebagai upaya meningkatkan komitmen bersama dalam pembinaan dan pengawasan obat dan makanan, khususnya di bidang keamanan pangan.

Kegiatan advokasi ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani, yang dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program nasional. “Yang namanya program nasional, tidak ada kata tidak. Pemerintah kabupaten wajib mendukung, dan saya minta hasil pelaksanaannya dilaporkan kepada saya,” tegasnya.

Kepala Balai POM di Mamuju menyampaikan bahwa keberhasilan program keamanan pangan memerlukan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, BPOM di Mamuju mendorong penguatan implementasi program keamanan pangan terpadu yang meliputi Desa Pangan Aman, SAPA Sekolah, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) demi terwujudnya Kabupaten / Kota Pangan Aman. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam memilih serta mengelola pangan yang aman. 

Sebagai tindak lanjut, Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) Kabupaten Majene akan mengoptimalkan perannya melalui peningkatan koordinasi lintas sektor, pelaksanaan pembinaan dan pengawasan terpadu secara berkala, serta monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan. TKPPOM juga akan menyusun rencana aksi daerah yang terintegrasi guna mendukung keberlanjutan program.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen untuk mendorong pencapaian Kabupaten Pangan Aman melalui pemenuhan indikator yang telah ditetapkan BPOM, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan implementasi program pada lokus prioritas secara bertahap dan berkelanjutan. Melalui sinergi ini, diharapkan sistem pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Majene semakin efektif dalam melindungi masyarakat dari risiko produk yang tidak memenuhi ketentuan, serta mendukung terwujudnya pangan yang aman, bermutu, dan berdaya saing.

Sarana