Pada tahun 2024, pengawasan terhadap Program Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Indonesia berlangsung dengan ketat untuk mencegah penularan polio, terutama setelah ditemukan beberapa kasus polio tipe II di beberapa wilayah seperti Sidoarjo, Asmat, dan Mimika (KEMKES) (World Health Organization (WHO)).
PIN Polio akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup enam provinsi di Papua, sedangkan tahap kedua mencakup 27 provinsi lainnya termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi (KEMKES) (KEMKES). Kementerian Kesehatan menargetkan imunisasi kepada anak-anak berusia 0-7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya, dengan target cakupan minimal 95% (KEMKES) (Sehat Negeriku).
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju terlibat aktif dalam pengawasan Program Imunisasi Nasional (PIN) Polio . BPOM di Mamuju memastikan vaksin yang digunakan, yaitu novel Oral Polio Vaccine type 2 (nOPV2) dan bivalent Oral Polio Vaccine (bOPV), aman dan efektif. Kedua jenis vaksin ini telah memiliki sertifikat PreQualified (PQ) dari WHO dan izin edar dari BPOM.
BPOM di Mamuju melakukan pengawasan terhadap distribusi dan pelaksanaan vaksinasi untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan dan kualitas dari vaksin tersebut. Hasil Pengawasan terdapat sejumlah 5695 vial vaksin yang telah didistribusikan ke 6 kabupaten pada tanggal 19 Juli 2024 oleh i P2P Provinsi Sulawesi Barat yaitu Kabupaten Majene (755 Vial); Kabupaten Polewali Mandar (1809 vial); Kabupaten Mamuju Tengah (589 Vial); Kabupaten Mamasa (615 Vial) ; Kabupaten Pasangkayu (765 Vial) dan Kabupaten Mamuju (1162 Vial). Selain itu pengawasan dilakukan juga di P2P di Kabupaten Mamuju yang akan didistribusikan ke 23 Puskesmas yang berada di Kabupaten Mamuju untuk pelaksanaan serentak PIN POLIO 2024 pada tanggal 23 Juli 2024.
BPOM di Mamuju memiliki harapan terhadap pengawasan PIN Polio 2024 agar dapat memberikan perlindungan yang efektif dan aman terhadap polio tanpa menimbulkan efek samping yang signifikan serta mengharapkan kerjasama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung dan mematuhi pelaksanaan program imunisasi ini. Dengan pengawasan ketat dan koordinasi yang baik, BPOM di Mamuju bertujuan untuk memastikan keberhasilan PIN Polio dalam mencegah penyebaran penyakit dan melindungi kesehatan anak-anak di Indonesia.