Mamuju – Dalam upaya memperkuat implementasi Reformasi Birokrasi dan percepatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK), Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju menerima kunjungan studi tiru dari Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK) Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis (16/7).
Kunjungan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik (best practices) dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui kegiatan ini, BPOM Mamuju membagikan berbagai strategi yang telah diterapkan dalam pembangunan Zona Integritas, mulai dari penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pengembangan budaya kerja yang mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan kedua instansi sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Reformasi Birokrasi. Selanjutnya, rombongan KGTK Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan ke area layanan publik dan berbagai fasilitas pendukung yang menjadi bagian dari implementasi pembangunan Zona Integritas di BPOM Mamuju.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman dan diskusi antar kelompok kerja (pokja) berdasarkan enam area perubahan Reformasi Birokrasi. Pada sesi ini, masing-masing pokja mendiskusikan inovasi, strategi, tantangan, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam memenuhi indikator pembangunan ZI-WBK.
Kepala Balai POM di Mamuju, Burham Sidobejo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan proses yang memerlukan komitmen seluruh pegawai serta penguatan budaya organisasi yang berkelanjutan.
"Pembangunan Zona Integritas bukan sekadar memenuhi indikator penilaian, tetapi membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, akuntabilitas, dan pelayanan prima. Melalui studi tiru ini, kami berharap praktik-praktik baik yang telah kami lakukan dapat menjadi inspirasi sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani," ujar Burham.
Melalui kegiatan studi tiru ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarinstansi dalam mendukung implementasi Reformasi Birokrasi. Selain menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Balai POM di Mamuju berkomitmen untuk terus mendukung penguatan Reformasi Birokrasi melalui kolaborasi, berbagi praktik baik (best practices), serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan guna mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.