Majene, Sulawesi Barat – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju kembali melakukan pengawalan Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman di empat sekolah di Kabupaten Majene pada Senin, 11 November 2024. Langkah ini bertujuan memastikan komitmen sekolah-sekolah dalam menjalankan program PJAS secara mandiri, sejalan dengan status Kabupaten Majene sebagai lokus kegiatan terpadu BPOM Mamuju sejak 2021.
Sekolah-sekolah yang dikunjungi dalam kegiatan ini meliputi SDN 4 Tanjung Batu Pamboang, SD 49 Pasanggrahan, MTs Guppi, dan MA Pamboang. Petugas BPOM Mamuju melakukan pengecekan dokumen Kader Keamanan Pangan Sekolah (Kader KPS) serta program-program keamanan pangan yang telah dilaksanakan sepanjang 2024.
Dalam kunjungan tersebut, beberapa anggota Kader KPS diketahui sudah tidak aktif akibat perpindahan tugas dan kelulusan. Oleh karena itu, pihak BPOM merekomendasikan pembaruan Surat Keputusan (SK) tim Kader KPS agar pengawasan keamanan pangan tetap berjalan efektif.
Petugas BPOM juga melakukan inspeksi langsung ke kantin sekolah untuk memeriksa jajanan yang diperjualbelikan. Beberapa sampel makanan diambil untuk diuji dengan rapid test kit menggunakan parameter boraks, formalin, metanil yellow, dan rodamin. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh jajanan di kantin tersebut dinyatakan aman untuk dikonsumsi karena bebas dari bahan berbahaya. Meski demikian, ditemukan beberapa produk makanan kemasan yang tidak memiliki izin edar serta produk yang telah melewati masa kedaluwarsa.
Sebagai upaya pencegahan, BPOM Mamuju meminta agar produk tanpa izin edar dan yang sudah kedaluwarsa segera dipisahkan dan tidak lagi diperjualbelikan. “Produk makanan seperti ini wajib memiliki izin edar jika disimpan lebih dari tujuh hari,” ujar salah satu petugas BPOM sambil menunjukkan contoh produk. “Sementara untuk roti ini sudah memiliki izin edar, tetapi sudah melewati tanggal kedaluwarsa, jadi sebaiknya ibu tidak lagi menjualnya. Ketika membeli stok jajanan, penting untuk selalu Cek KLIK, yakni Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa,” tambahnya.
Selain itu, petugas BPOM menegaskan pentingnya peran Kader KPS untuk terus memantau keamanan jajanan yang diperjualbelikan di kantin sekolah masing-masing. “Kami berharap Program PJAS ini terus berlanjut sehingga anak-anak dapat menikmati jajanan yang aman selama berada di lingkungan sekolah,” ujar petugas BPOM kepada pihak sekolah.
BPOM Mamuju Kawal Program PJAS di Majene, Pastikan Jajanan Sekolah Aman
13-11-2024 Umum Dilihat 269 kali