MAJENE - Dalam rangka menyemarakkan Ekspedisi Merah Putih yang merupakan salah satu inovasi pelayanan publiknya, Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Mamuju menerjunkan tim intensifikasi pengawasan obat dan pelayanan kefarmasian hingga ke wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T). Kali ini, pengawasan difokuskan di wilayah Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Pemeriksaan intensif dilakukan terhadap sarana distribusi obat dan pelayanan kefarmasian di tingkat pelayanan kesehatan dasar, di antaranya Puskesmas Ulumanda serta Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Desa Popenga. Tim memastikan pengelolaan obat mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga penyerahan kepada masyarakat telah sesuai dengan standar Pengelolaan Obat di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian.
Ketua Tim Pemeriksaan Balai POM di Mamuju, A Mirza Fauzan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata hadirnya negara dalam melindungi masyarakat dari risiko peredaran obat yang tidak memenuhi syarat (TMS), kadaluarsa, maupun rusak di kawasan pelosok.
"Melalui program Ekspedisi Merah Putih ini, kami ingin memastikan tidak ada ketimpangan mutu pelayanan kefarmasian, baik di perkotaan maupun di daerah 3T seperti Kecamatan Ulumanda. Peninjauan langsung di Puskesmas Ulumanda dan Poskesdes Popenga bertujuan memastikan seluruh obat yang diterima masyarakat terjamin mutu, khasiat, dan keamanannya," ujar A Mirza Fauzan.
Akses menuju wilayah pedalaman Ulumanda, khususnya Desa Popenga, memberikan tantangan tersendiri bagi para petugas lapangan karena kondisi geografis dan medan jalan yang ekstrem.
Salah satu petugas pengawasan Balai POM di Mamuju, Muhammad Rais, menyampaikan bahwa tantangan geografis tersebut tidak menyurutkan langkah tim untuk mengawal kesehatan masyarakat hingga ke titik terluar.
"Perjalanan menuju Poskesdes Popenga memerlukan perjuangan ekstra akibat kondisi medan yang terjal. Namun, senyum dan kepastian masyarakat desa mendapatkan obat yang aman dan bermutu menjadi penawar lelah kami. Selain melakukan pemeriksaan sarana, kami juga memberikan edukasi kepada tenaga kesehatan setempat terkait cara penyimpanan obat yang benar sesuai standar suhu penyimpanan," ungkap Muhammad Rais.
Hasil pengawasan lapangan menunjukkan secara umum sarana pelayanan kesehatan di Kecamatan Ulumanda telah mengupayakan tata kelola obat yang baik. Balai POM di Mamuju juga memberikan pendampingan teknis dan rekomendasi perbaikan langsung kepada pengelola obat di Puskesmas dan Poskesdes agar pengelolaan obat terus meningkat secara berkesinambungan.
Melalui giat Ekspedisi Merah Putih ini, Balai POM di Mamuju menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peredaran Obat dan Makanan aman hingga ke seluruh pelosok Provinsi Sulawesi Barat.