Empat Sekolah di Mamuju Terima Sertifikat Sadar Pangan Aman dari Balai POM

22-07-2025 Mamuju Dilihat 240 kali

Mamuju, 22 Juli 2025 — Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Mamuju kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan keamanan pangan di lingkungan pendidikan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemberdayaan Kader Keamanan Pangan Sekolah yang digelar pada 21–22 Juli 2025.

Kegiatan ini mencakup pemantauan terhadap dokumen rencana aksi kader keamanan pangan sekolah, serta inspeksi langsung ke kantin sekolah pada empat institusi pendidikan di Kabupaten Mamuju, yaitu SDN 4 Mamuju, SMPIT Wildan, SMP Negeri 1 Papalang, dan SMA Negeri 1 Kalukku.

Selain melakukan monitoring, Balai POM di Mamuju juga memberikan sertifikasi Sadar Pangan Aman Sekolah (SAPA SEKOLAH) kepada keempat sekolah tersebut. Sertifikat ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya sekolah dalam memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan, sekaligus komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bebas dari pangan berbahaya.

Sebelum mendapatkan sertifikat, masing-masing sekolah telah melakukan evaluasi mandiri (self-assessment) untuk menilai sejauh mana penerapan program SAPA SEKOLAH di lingkungan mereka. Hasil self-assessment tersebut menjadi dasar bagi tim Balai POM dalam melakukan verifikasi dokumen dan evaluasi lapangan.

Berdasarkan hasil verifikasi, keempat sekolah dinyatakan memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan dan layak menerima sertifikat. Diharapkan, sekolah-sekolah ini tidak hanya mempertahankan pencapaian yang telah diraih, tetapi juga terus menerapkan prinsip keamanan pangan secara berkelanjutan.

Ketua Tim Infokom Balai POM di Mamuju, A. Mirza Fauzan Gazalai, menegaskan pentingnya peran sekolah sebagai agen perubahan dalam mencetak generasi yang sadar akan pentingnya pangan aman dan sehat. “Kami berharap setelah menerima sertifikat ini, sekolah dapat terus mengembangkan program SAPA SEKOLAH, menjadi contoh, dan mampu mengimbas sekolah-sekolah lain di sekitarnya,” ungkapnya.

Program SAPA SEKOLAH sendiri merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sejak usia dini. Melalui program ini, Balai POM berupaya membentuk kader-kader sekolah yang aktif menjadi pelopor dan pengawas keamanan pangan di lingkungannya masing-masing.


 

Sarana