Polewali Mandar, 14 Juni 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Mamuju kembali melaksanakan kegiatan pengawasan dan sampling rutin obat serta makanan pada 11 hingga 13 Juni 2025 di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPOM dalam memastikan keamanan, mutu, dan kelayakan produk yang beredar di masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan, tim pengawasan melakukan kunjungan ke sejumlah sarana distribusi dan penjualan, seperti apotek, toko obat, pasar tradisional, serta pusat perbelanjaan modern. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pemeriksaan administratif, pengecekan label, serta pengambilan sampel produk untuk diuji lebih lanjut di laboratorium.
Ketua Tim Pemeriksaan, Bahria, menjelaskan bahwa kegiatan sampling ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dalam rangka perlindungan konsumen.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh produk yang beredar di masyarakat, khususnya obat dan makanan, memenuhi standar keamanan dan mutu yang telah ditetapkan. Hasil pengujian laboratorium dari sampel yang kami ambil akan menjadi dasar untuk tindak lanjut apabila ditemukan pelanggaran,” ujar Bahriah saat ditemui usai petugas selesai melaksanakan kegiatan pengambilan sampel di Kabupaten Polewali Mandar.
Salah satu pegawai Balai POM Mamuju yang turut serta dalam kegiatan tersebut, Adrianto Agus, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara petugas dan pelaku usaha di lapangan. Ia mengatakan bahwa secara umum pelaku usaha cukup kooperatif selama kegiatan pengawasan berlangsung.
“Kami sangat mengapresiasi pelaku usaha di Polewali Mandar yang cukup terbuka dan kooperatif saat kami lakukan sampling. Namun, kami juga terus mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” jelas Adrianto.
Balai POM Mamuju mengimbau masyarakat untuk selalu menjadi konsumen cerdas dengan memeriksa kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk obat dan makanan. Masyarakat juga dapat melaporkan produk yang mencurigakan melalui aplikasi BPOM Mobile atau langsung ke kantor Balai POM setempat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional pengawasan post-market BPOM untuk memperkuat sistem keamanan pangan dan obat secara menyeluruh di Indonesia khususny di Provinsi Sulawesi Barat.