Mamuju – Gempa Bumi 6,2 magnitudo yang mengguncang Mamuju dan Majene beberapa waktu silam masih menyisakan trauma mendalam bagi para penyintas. Sejumlah titik pegungsian pun masih aktif bagi para penyintas yang kehilangan tempat tinggal ataupun trauma berada di dalam rumah. Balai POM di Mamuju berkesempatan memberikan KIE kepada para penyintas gempa bumi Mamuju dan Trauma Healing kepada anak - anak di Kelurahan Galung, Kecamatan Tapalang,Jumat (05/03).
Obat dan makanan merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari - hari. Balai POM di Mamuju berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan hingga ke seluruh lapisan masyarakat dalam kondisi pasca bencana Gempa Bumi yang mengguncang Mamuju dan Majene. Pada kesempatan KIE ini para penyintas diberikan edukasi terkait memilih obat dan makanan yang aman dengan selalu CEK KLIK Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa. Meskipun dalam kondisi yang seadanya di posko pengungsian, para penyintas selalu diingatkan dan dihimbau untuk menjaga hygiene sanitasi agar tidak menimbulkan berbagai macam penyakit.
Warga kelurahan Galung sangat antusias menyambut kedatangan Balai POM Mamuju di Kelurahan Galung Kecamatan Tapalang. Anak – anak korban bencana juga diajak bernyanyi dan bermain bersama dengan permainan edukasi ular tangga keamanan pangan. Turut hadir boneka POMPI menghibur dan bermain bersama anak – anak. Diharapkan melalui kegiatan ini, para penyintas bencana Gempa Bumi dapat kembali pulih dan beraktivitas seperti keadaan normal sebelumnya dengan tetap memperhatikan keamanan pangan dalam kehidupan sehari – hari.
Balai POM di Mamuju