Operasi Pangan Aman Ramadan: BPOM Periksa Takjil dan Sarana Distribusi di Polewali Mandar

05-03-2025 Mamuju Dilihat 254 kali

Polewali Mandar, 5 Maret 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju melaksanakan kegiatan intensifikasi pangan aman Takjil Ramadan di Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

 

Kegiatan sampling pangan dilakukan di bazar ramadan Pasar Pekkabata bersama dengan Dinas Kesehatan Polewali Mandar. Sebanyak 22 jenis takjil buka puasa telah diuji dengan keseluruhan hasil menunjukkan bahwa pangan tersebut bebas bahan berbahaya Methanyl Yellow, Rhodamin-B, Formalin, dan Boraks. 

 

Suasana bazar Ramadan di Polewali Mandar tampak ramai dipadati pengunjung. Terlihat warga antusias berburu takjil dan berbelanja kebutuhan berbuka puasa. Beragam makanan dan minuman khas Ramadan dijajakan di sepanjang jalan, menciptakan suasana meriah yang menjadi daya tarik tersendiri setiap tahunnya.

 

Selain itu, BPOM juga melakukan pemeriksaan terhadap tujuh sarana distribusi pangan, yang terdiri dari satu ritel tradisional dan enam ritel modern. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 31 item pangan bermasalah, yang terdiri dari 15 item (19 pcs) pangan rusak dan 16 item (25 pcs) pangan kedaluwarsa (ED) dengan

total taksiran mencapai Rp. 895.200.

 

Sebagai upaya edukasi, BPOM memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada pengunjung dan penjual di area bazar Ramadan serta di sarana distribusi pangan yang diperiksa. Materi edukasi mencakup penggunaan aplikasi BPOM Mobile, cara CEK KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), serta pemahaman tentang informasi nilai gizi pada label pangan.

"Semoga dengan kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pangan yang aman semakin meningkat," ujar salah satu petugas BPOM Mamuju.

Sarana