Pastikan Penerapan CDOB, Balai POM di Mamuju Lakukan Audit Sertifikasi Sarana Distribusi Obat

29-08-2026 Umum Dilihat 126 kali

POLEWALI MANDAR – Guna memastikan penerapan standar Pelayanan Distribusi Obat yang Baik (CDOB) secara konsisten di jalur rantai pasok, tim fungsi pemeriksaan Balai POM di Mamuju melaksanakan pemeriksaan sarana distribusi obat Pedagang Besar Farmasi (PBF) PT. Ersi Bintang Gemilang di Kabupaten Polewali Mandar pada Kamis hingga Jumat (20–21/8/2026).

Pemeriksaan komprehensif selama dua hari ini dilakukan dalam rangka proses evaluasi sertifikasi CDOB. Sertifikasi ini bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran obat yang dilakukan oleh PBF terjamin mutu, keamanan, dan keabsahannya sebelum sampai ke tangan fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat.

Ketua Tim Pemeriksaan Balai POM di Mamuju, A. Mirza Fauzan, menjelaskan bahwa pengawasan dan pemeriksaan sarana distribusi merupakan tahap penting dalam menjaga mutu obat sepanjang jalur rantai pasok (supply chain).

"Pemeriksaan dalam rangka sertifikasi CDOB ini adalah langkah krusial untuk memastikan PBF PT. Ersi Bintang Gemilang menerapkan sistem manajemen mutu serta standar operasional prosedur yang ketat. Sertifikat CDOB bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan jaminan mutu bahwa obat yang didistribusikan di wilayah Sulawesi Barat tetap aman, berkhasiat, dan terjamin kualitasnya sejak keluar dari pabrik hingga disalurkan," ujar A. Mirza Fauzan.

Sementara itu, Muhammad Rais, salah satu petugas pemeriksaan Balai POM di Mamuju yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan detail fokus pemeriksaan yang dilakukan selama dua hari di lokasi.

"Selama dua hari pemeriksaan, kami memverifikasi berbagai aspek teknis secara detail, mulai dari manajemen mutu, kualifikasi personil penanggung jawab, keabsahan dokumen pengadaan dan penyaluran, hingga kondisi bangunan serta sistem pengontrolan suhu pada area penyimpanan obat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi risiko deviasi mutu obat selama proses penyimpanan dan pengiriman," ungkap Muhammad Rais.

Melalui kegiatan pemeriksaan dan pendampingan sertifikasi ini, Balai POM di Mamuju terus berkomitmen untuk mendorong para pelaku usaha distribusi farmasi di wilayah Sulawesi Barat agar senantiasa patuh pada regulasi demi mewujudkan pelayanan kefarmasian yang aman, akuntabel, dan terpercaya bagi masyarakat.

Sarana