Mamasa – Sehubungan dengan pelaksanaan Program Prioritas Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Aman dari Bahan Berbahaya dan Program Pangan Jajanan Anak Sekolah Tahun 2020, Balai POM di Mamuju Bersama Pemerintah Daerah Mamasa berkomitmen dalam melaksanakan integrasi program keamanan pangan ini melalui Forum Advokasi yang dilaksanakan di Hotel Dian Satria Kabupaten Mamasa, Selasa (07/07). Kabupaten Mamasa menjadi lokus pilihan pelaksanaan integrasi program prioritas nasional ini sebagaimana telah dilaksanakannya Koordinasi antara Balai POM di Mamuju dan Lintas Sektor terkait di Kabupaten Mamasa beberapa waktu lalu.
Forum Advokasi program keamanan pangan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda dan Kepala Balai POM di Mamuju, Netty Nurmuliawaty. Dalam forum ini dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama antara Balai POM di Mamuju dan Pemda Mamasa serta dinas terkait antara lain Bappelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Desa, Dinas Pendidikan, kantor Kementerian Agama, Dinas Perikanan, Dinas Kominfo, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian Perdagangan dan UMKM, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta Lurah di Kabupaten Mamasa. “Mamasa ini paling beruntung mendapatkan sekaligus tiga program yang selama ini kabupaten lain masing – masing mereka hanya dapat satu, oleh sebab itu Pemerintah Daerah Mamasa tentu mendukung sepenuhnya program ini karena untuk menjamin keamanan pangan di wilayah kami”, tutur Marthinus Tiranda. Wakil Bupati Mamasa ini juga berharap penempatan pilot proyek atau program percontohan kiranya dapat dikawal dengan maksimal supaya menjadi contoh di Desa, Pasar dan Sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Mamasa.
“Kegiatan ini untuk mengintegrasikan tiga program yaitu Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, dan Pangan Jajanan Anak Sekolah. Melalui kegiatan ini tentunya kita mengharapkan Mamasa ini akan mandiri terkait keamanan pangannya”, harap Kepala Balai POM di Mamuju. Intervensi keamanan pangan melalui ketiga program ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan Balai POM di Mamuju sebagai UPT Badan POM RI yang bertujuan untuk menggugah komunitas desa, komunitas pasar dan komunitas sekolah agar dapat berdaya, berpartisipasi dan mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di komunitas masing – masing. Diharapkan melalui Forum Advokasi ini dapat meningkatkan komitmen pemerintah daerah Mamasa untuk mengawal keberlanjutan program pada desa, pasar dan sekolah yang telah diintervensi.
Balai POM di Mamuju