Petugas Pasar Pekkabata dan BPOM Mamuju Bersinergi Pastikan Pangan Bebas Bahan Berbahaya

11-09-2024 Balai Besar/Balai POM Dilihat 274 kali

Polewali Mandar - Balai POM di Mamuju melakukan sampling dan pengujian terhadap sampel pangan yang dijual di Pasar Pekkabata pada Selasa, 10 September 2024.

Meskipun kondisi pasar terasa panas karena cuaca yang terik serta ramainya pengunjung, hal ini tidak menghalangi petugas BPOM Mamuju untuk melakukan sampling pangan. Target sampling kali ini adalah pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya, seperti pangan kemasan tanpa izin edar, kudapan, ataupun pangan siap saji.

Beberapa pedagang tampak sangat sibuk melayani pembeli yang ramai. "Maaf yah Bu, tadi saya sibuk layani pembeli lain," ujar salah satu pedagang saat disambangi petugas BPOM Mamuju di kiosnya. Ada juga pedagang yang secara proaktif menawarkan jualannya untuk diuji. "Bu, ini jualan yang dititipkan di saya, boleh diuji. Sampaikan ke kami jika ada bahan yang dilarang di dalamnya," ungkap Nurmiati, seorang pedagang di Pasar Pekkabata.

Menanggapi permintaan pedagang, petugas menjelaskan bahwa pengujian ini dilakukan oleh BPOM Mamuju bekerja sama dengan petugas Pasar Pekkabata. Hasil pengujian akan dikelola oleh petugas pasar dan akan ditindaklanjuti jika ditemukan bahan berbahaya yang dilarang dalam pangan.

Petugas pasar yang melakukan sampling bersama tim BPOM Mamuju merupakan petugas yang telah mendapatkan pelatihan tentang sampling dan pengujian bahan berbahaya pada pangan. Mereka kini mampu melakukan pengujian secara mandiri. Pada Agustus lalu, petugas pasar telah melakukan pengujian mandiri terhadap 50 sampel pangan segar seperti ikan dan unggas potong menggunakan alat uji cepat yang telah dihibahkan kepada mereka.

Baik 50 sampel pangan yang diuji mandiri oleh petugas pasar maupun 45 sampel pangan yang diuji bersama BPOM pada hari ini tidak ditemukan pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Ke depan, diharapkan petugas Pasar Pekkabata tetap melakukan pengawasan secara mandiri di pasar yang dikelolanya dengan memberdayakan komunitas yang ada. Dengan begitu, pasar ini dapat menerapkan keamanan pangan dan menjadi pasar aman yang bebas dari bahan berbahaya.

Sarana