Mamuju, 8 Januari 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju melakukan kunjungan langsung ke dapur produksi makanan bergizi gratis di Kabupaten Mamuju. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa makanan yang diproduksi memenuhi standar keamanan pangan sebelum didistribusikan kepada anak-anak sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, BPOM Mamuju melaksanakan serangkaian pemeriksaan, mulai dari dapur produksi hingga sanitasi tempat pengemasan. Tak luput dari perhatian, kebersihan karyawan yang terlibat dalam proses pengolahan makanan juga diperiksa untuk memastikan semua tahap produksi dilakukan sesuai standar keamanan pangan.
Selain pemeriksaan fisik, BPOM Mamuju juga melakukan pengujian cepat terhadap menu makanan menggunakan test kit dengan parameter boraks dan formalin. "Beberapa sampel yang diuji, alhamdulillah semuanya bebas dari bahan berbahaya," ungkap Marno, salah satu penguji dari BPOM Mamuju. Ia menambahkan bahwa pengujian mikrobiologi akan dilakukan di laboratorium dan membutuhkan waktu 1x24 jam untuk mendapatkan hasilnya.
Pembuatan makanan bergizi gratis ini dilakukan perdana di Mamuju. Haris, penanggung jawab produksi makanan bergizi, menyebutkan bahwa pada kegiatan perdana ini, sebanyak 1.208 paket makanan telah diproduksi dan didistribusikan ke lima sekolah di wilayah tersebut. "Dapur ini merupakan dapur sementara. Apabila kerja sama berlanjut, akan dibuatkan dapur khusus yang disesuaikan dengan standar yang berlaku," ujar salah satu karyawan yang bertugas di dapur.
Dalam kesempatan tersebut, Adrianto Agus, petugas BPOM, memberikan saran penting kepada tim produksi. "Saat membeli bahan baku, perlu melakukan pencatatan dan dokumentasi sumber pembelian serta sebisa mungkin menyimpan satu paket makanan sebagai sampel pertinggal untuk memudahkan penelusuran jika diperlukan," pesannya.
Ketua tim pemeriksaan BPOM Mamuju, Bahria, turut mengingatkan pentingnya menjaga komitmen terhadap higiene sanitasi selama proses pengolahan, produksi, dan pengemasan. Hal ini sangat penting untuk memastikan keamanan pangan dan mendukung keberhasilan program makanan bergizi gratis.
Dengan adanya kunjungan ini, BPOM berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang di wilayah lain, dengan tetap mengutamakan standar keamanan pangan demi kesehatan masyarakat.