Majene, 12 November 2024 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju melaksanakan pengawasan Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di tiga sekolah di Kabupaten Majene. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan komitmen sekolah dalam menjalankan program PJAS secara mandiri demi menjaga keamanan pangan jajanan anak sekolah.
Tiga sekolah yang dikunjungi meliputi MIN 1 Majene, MTs 1 Majene, dan SMAN 1 Pamboang. Sekolah-sekolah ini telah menjadi sasaran program PJAS sejak 2021, dan BPOM Mamuju terus melakukan pengawalan hingga tahun 2024 untuk memastikan kelanjutan program secara efektif.
Dalam kunjungan tersebut, tim BPOM Mamuju mengecek sejumlah dokumen terkait keamanan pangan, termasuk dokumen Kader Keamanan Pangan Sekolah (Kader KPS) dan program-program keamanan pangan yang telah dijalankan selama tahun 2024. BPOM juga mengimbau sekolah untuk memperbarui Surat Keputusan (SK) jika terdapat perubahan anggota tim Kader Keamanan Pangan Sekolah, baik karena pergantian, penambahan, maupun pengurangan anggota.
BPOM Mamuju melibatkan siswa sebagai kader junior untuk melakukan pengecekan terhadap jajanan di kantin sekolah. Petugas memberikan edukasi tentang pengecekan mandiri pada makanan kemasan. "Adik-adik, sebelum membeli makanan kemasan seperti ini (sambil menunjuk contoh), harus selalu melakukan cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa," jelas petugas BPOM kepada para siswa.
Beberapa sampel jajanan yang dijual di kantin dari tiga sekolah tersebut diuji menggunakan alat uji cepat untuk mendeteksi bahan berbahaya, seperti boraks, formalin, metanil yellow, dan rodamin. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh sampel dinyatakan aman dikonsumsi karena tidak mengandung bahan-bahan berbahaya tersebut.
Namun, BPOM Mamuju menemukan beberapa produk pangan kemasan, seperti kerupuk dan keripik pisang, yang tidak memiliki label, termasuk informasi tanggal kedaluwarsa dan izin edar. Pihak sekolah diimbau untuk tidak menjual produk-produk tersebut demi menjaga keamanan pangan siswa.
BPOM Mamuju mendorong para kader keamanan pangan di setiap sekolah agar tetap aktif melakukan pengawasan mandiri di kantin. Hal ini penting agar jajanan yang disajikan aman untuk dikonsumsi dan membantu siswa membangun kebiasaan memilih jajanan yang sehat dan berkualitas.
Program PJAS Aman: BPOM Mamuju Pantau Tiga Sekolah di Majene
14-11-2024 Umum Dilihat 306 kali