Mamuju, 25 November 2025 - Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Mamuju melakukan kunjungan koordinasi ke Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka memperkuat pengawasan serta upaya pencegahan Antimicrobial Resistance (AMR) di wilayah Sulawesi Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Balai POM di Mamuju menekankan pentingnya pencegahan resistensi antimikroba agar tidak terjadi peningkatan kasus yang dapat mengancam efektivitas pengobatan dan keselamatan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat mempercepat munculnya bakteri kebal obat, sehingga diperlukan langkah pencegahan sejak dini melalui pengawasan, edukasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Selain isu AMR, pertemuan tersebut juga membahas penguatan Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan, khususnya terkait peningkatan efektivitas pembinaan pelaku usaha serta penegakan regulasi di Sulawesi Barat. Langkah ini diharapkan dapat memastikan produk yang beredar di masyarakat aman, bermutu, dan sesuai ketentuan, sekaligus mendorong pelaku usaha agar lebih patuh regulasi dan mampu meningkatkan daya saing.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam membangun sinergi antara Balai POM dengan pemerintah daerah untuk memperkuat program pengawasan dan mendorong penggunaan antibiotik secara rasional.
Pihak Sekda Provinsi Sulbar dan Dinas Kesehatan menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang akan dilakukan, termasuk edukasi masyarakat, penguatan jejaring laboratorium, serta optimalisasi peran tenaga kesehatan dalam pencegahan AMR.
Melalui kunjungan ini, Balai POM di Mamuju berharap sinergi dan komitmen bersama dapat terus ditingkatkan demi menjaga kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko penyebaran resistensi antimikroba di Sulawesi Barat.